Harga Emas Realtime – Pada Februari 2026, India mengalami penurunan premi emas yang signifikan, sementara China mencatatkan kenaikan permintaan menjelang Tahun Baru Imlek. Di India, premi emas turun menjadi $70 per ounce setelah mengalami fluktuasi harga yang membuat banyak pembeli ragu untuk bertransaksi. Sebaliknya, di China, pembelian perhiasan dan batangan emas meningkat meski harga emas global mengalami penurunan. Hal ini mencerminkan perbedaan pola perilaku konsumen di kedua negara.
“Baca juga: Pemerintah Siapkan Perpres Penghapusan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Kelas III“
Penurunan Premi Emas di India
Pada awal Februari 2026, premi emas di India turun dari $153 menjadi hanya $70 per ounce. Hal ini terjadi karena ketidakpastian harga yang membuat pembeli menahan diri. Seorang pedagang di Mumbai mengungkapkan bahwa pembeli bingung dengan fluktuasi harga yang besar. Meskipun harga domestik emas diperdagangkan sekitar 150.000 rupee per 10 gram, harga ini lebih rendah dibandingkan dengan rekor tertinggi minggu lalu, yaitu 180.779 rupee.

Kenaikan Permintaan Emas di China
Di sisi lain, pasar emas di China menunjukkan peningkatan permintaan dengan premi sebesar $35 per ounce. Meski konsumsi emas secara keseluruhan menurun pada 2025, penjualan batangan dan koin emas mengalami lonjakan yang signifikan. Menjelang Tahun Baru Imlek, banyak konsumen yang beralih ke emas sebagai investasi, memanfaatkan penurunan harga untuk membeli lebih banyak emas.
Koreksi Harga Emas Global dan Dampaknya pada Pasar
Harga emas global mengalami penurunan 13,5% sejak mencapai harga tertinggi pada 29 Januari 2026. Penurunan harga emas memberi kesempatan bagi konsumen di China untuk membeli lebih banyak emas dengan harga yang lebih rendah menjelang Imlek. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun harga emas mengalami koreksi, permintaan fisik tetap stabil, terutama di China, yang memiliki kebiasaan membeli emas saat perayaan penting.
Premi Emas di Negara-Negara Lain
Harga emas di Hong Kong diperdagangkan dengan premi $1,70 per ounce, sementara di Jepang, harga emas dijual dengan diskon $7 hingga premi $1. Di Singapura, harga emas dijual dengan diskon $0,50 hingga premi $3. Perbedaan premi ini mencerminkan perbedaan kondisi pasar dan kebijakan lokal yang mempengaruhi harga emas di masing-masing negara.
“Baca juga: Harga Perak 10 Februari 2026, Update Real‑Time dan Grafik Harga Perak Hari Ini“
Pengaruh Harga Emas terhadap Investasi dan Tren Perhiasan di Pasar Asia
Kenaikan dan penurunan harga emas di pasar internasional memengaruhi perilaku konsumen dan investor di Asia. Di India, banyak pembeli yang menunda pembelian emas karena ketidakpastian harga. Sementara itu, di China, meskipun harga emas lebih tinggi, banyak konsumen yang tetap membeli perhiasan dan batangan emas menjelang Tahun Baru Imlek. Ini menunjukkan bahwa emas tetap menjadi aset yang dicari, meskipun harga fluktuatif.
Kondisi Pasar Emas di Indonesia dan Implikasinya pada Investasi Emas Lokal
Harga emas di Indonesia dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas global dan pergerakan nilai tukar rupiah. Ketika harga emas global turun, harga emas di Indonesia cenderung mengikuti tren yang sama, tetapi dengan tambahan volatilitas akibat pergerakan rupiah. Oleh karena itu, penting bagi investor di Indonesia untuk memantau harga emas internasional dan kondisi pasar domestik sebelum membuat keputusan investasi.
Mengapa Emas Tetap Relevan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Meskipun harga emas mengalami fluktuasi, emas tetap relevan sebagai aset pelindung nilai. Ketika pasar saham tidak stabil, emas menjadi pilihan aman bagi investor. Tren harga emas yang naik dan turun menunjukkan bahwa meskipun pasar bisa berubah, emas tetap menjadi pilihan utama dalam mengelola risiko keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi global.